SUNGAILIAT — Warga melaporkan sejumlah pohon yang tumbuh rimbun dan miring di sepanjang Jalan Yos Sudarso, Sungailiat, Kabupaten Bangka, berpotensi membahayakan pengendara dan pejalan kaki. Lokasi tepatnya berada di ruas antara Lingkungan Parit Pekir menuju Lingkungan Nangnung, di persimpangan menuju SDN 32 Sungailiat, Kelurahan Jelitik.
Kondisi pohon dan kekhawatiran warga
Satu warga setempat, Irwan dari Air Kantung, menyampaikan kekhawatiran karena kemiringan pohon mencapai sekitar 60 derajat terhadap jalan sehingga dahan hampir menyentuh aspal. Ia khawatir dahan atau pohon dapat tumbang dan melukai pengguna jalan, terutama saat musim hujan.
"Selain rimbun, kemiringannya juga sekitar 60 derajat terhadap jalan, jadi dahannya hampir mengenai aspal. Takutnya sampai menimpa dan mencederai orang yang lalu lalang di jalan, apalagi kalau musim hujan,"
Tanggapan pemerintah daerah dan kendala teknis
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka, Boy Yandra, menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti pengaduan tersebut. Namun, pelaksanaan penebangan atau pemangkasan sempat terkendala karena alat berat jenis crane yang dibutuhkan sempat diservis.
Menurut pernyataan dinas, crane tersebut sempat berada di Pangkalpinang untuk perbaikan selama 20 hari dan baru selesai diperbaiki. Setelah crane diambil kembali, Boy berharap penanganan dapat dimulai pada hari berikutnya dan selesai dalam jangka waktu satu minggu.
"Setelah crane-nya selesai diperbaiki dan hari ini diambil kembali, kita harapkan besok sudah bisa mulai ditindaklanjuti. Harapannya agar minggu depan bisa selesai,"
Risiko terhadap mobilitas dan keamanan publik
Kemiringan dan volume ranting yang rimbun dapat:
- mengurangi ruang bebas di badan jalan sehingga meningkatkan risiko kecelakaan,
- menimbulkan gangguan pada jaringan listrik apabila dahan mengenai kabel,
- mengancam keselamatan anak sekolah dan pejalan kaki di sekitar persimpangan SDN 32 Sungailiat.
Karena letaknya berada di persimpangan akses sekolah dan jalur penghubung lingkungan, gangguan tersebut berpotensi berdampak pada mobilitas harian warga setempat.
Jadwal penanganan dan langkah yang dapat diambil
Berdasarkan informasi dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka, rangkuman jadwal dan kendala teknis adalah sebagai berikut:
| Peristiwa | Detail |
|---|---|
| Pelaporan publik | Keluhan warga disiarkan melalui program Halo RRI, 12 Agustus 2026 |
| Kendala | Crane sempat diservis di Pangkalpinang selama 20 hari |
| Jadwal penanganan | Crane telah diambil kembali; penindakan diharapkan mulai hari berikutnya dan selesai dalam minggu yang sama |
Imbauan praktis bagi pengguna jalan
Sambil menunggu tindakan resmi, pengguna jalan di sekitar lokasi dianjurkan untuk lebih berhati-hati, mengurangi kecepatan saat melintas persimpangan tersebut, serta menghindari parkir di bawah atau dekat pohon yang miring. Sekolah dan orang tua juga disarankan untuk memperhatikan rute pulang-pergi siswa jika melewati titik tersebut.
Perkembangan penanganan akan dipantau oleh dinas terkait. Warga diminta melaporkan kembali jika terdapat perubahan kondisi darurat sebelum alat dan tim penanganan tiba di lokasi.