Penyaluran ZIS Tegal untuk Memperkuat Kemandirian Ekonomi Mustahik
Pemerintah Kota Tegal bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tegal menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah caturwulan kedua tahun 2026 senilai Rp1,1 miliar kepada 2.340 penerima. Kegiatan penyaluran berlangsung di Pendopo Ki Gede Sebayu, Kamis, dan mencakup bantuan berupa uang maupun barang yang disesuaikan dengan kebutuhan penerima.
Bantuan yang disalurkan difokuskan tidak hanya pada keringanan kebutuhan pokok, tetapi juga pada upaya mendukung keberlanjutan usaha para mustahik. Dari total penerima, tercatat 450 orang menerima bantuan berupa modal dan peralatan usaha.
| Rincian | Jumlah |
|---|---|
| Total dana ZIS | Rp1,1 miliar |
| Jumlah penerima | 2.340 orang |
| Penerima dukungan usaha | 450 orang |
Besaran dan jenis bantuan
Menurut Ketua Baznas Kota Tegal, besaran bantuan untuk mendukung usaha bervariasi menyesuaikan jenis usaha masing-masing penerima. Rentang nilai yang diberikan untuk dukungan usaha berkisar dari Rp500.000 hingga Rp4,5 juta. Contoh konkret diberikan untuk usaha kecil: pedagang kecil menerima nominal antara Rp500.000 sampai Rp1.000.000, sementara usaha yang dinilai lebih besar memperoleh bantuan hingga Rp4,5 juta.
"Kalau mereka jualan ponggol antara Rp500 ribu sampai Rp1 juta. Tapi kalau yang besar-besar seperti ini ada yang Rp4,5 juta, ada yang Rp3,5 juta, tergantung dari jenis usaha masing-masing para mustahik,"
Penentuan besaran bantuan tidak semata berdasarkan dokumen, melainkan juga melalui verifikasi lapangan. Calon penerima tidak hanya diperiksa kelengkapan administrasi, tetapi tim Baznas melakukan kunjungan rumah untuk memastikan kebutuhan dan kesesuaian bantuan.
Pendampingan pasca-penyaluran
Sebagai bagian dari program pemberdayaan, Baznas juga menyediakan pelatihan dan pendampingan untuk memantau perkembangan usaha setelah bantuan disalurkan. Langkah ini dimaksudkan agar bantuan modal dan peralatan dapat dimanfaatkan secara produktif dan berkelanjutan, bukan sekadar memenuhi kebutuhan jangka pendek.
- Penyaluran berupa uang dan barang berdasarkan kebutuhan penerima.
- Verifikasi calon penerima meliputi administrasi dan kunjungan rumah.
- Program dilengkapi pelatihan dan pendampingan pasca-penyaluran.
Salah satu penerima manfaat, Nurnaningsih, mengungkapkan manfaat langsung bantuan yang diterimanya, berupa gerobak dan perlengkapan untuk usaha mi ayam. Ia menyatakan ucapan terima kasih atas bantuan yang dinilai akan menunjang aktivitas usahanya.
"Terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada Baznas untuk modal usaha saya, terutama gerobak dan modal untuk berdagang,"
Program penyaluran ZIS ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Tegal dan Baznas untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat mustahik. Dengan memadukan bantuan modal/fasilitas dan pembinaan, diharapkan penerima dapat meningkatkan produktivitas usaha dan memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.
Pelaksanaan penyaluran di Pendopo Ki Gede Sebayu menunjukkan koordinasi antara pemerintah daerah dan lembaga amil zakat dalam menyalurkan sumber daya sosial. Ke depan, pengawasan dan evaluasi berkala diperlukan untuk menilai dampak program terhadap peningkatan pendapatan dan keberlanjutan usaha para penerima di Kota Tegal.