Usulan Resmi ke Kementerian PUPR
Pada Selasa, 11 Agustus 2026, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas mengajukan percepatan pembangunan ruas jalan Padang Sidempuan–Pasir Pengaraian kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Usulan disampaikan dalam rangkaian pembahasan Rencana Umum Jaringan Jalan Nasional (RUJJN) 2020–2040 di kantor Kementerian PUPR dan diterima oleh Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan, Erna Wijayanti.
Alasan strategis dan harapan waktu realisasi
Bupati Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, berharap ruas yang menghubungkan Padang Sidempuan dan Pasir Pengaraian serta melintasi empat ruas di Kabupaten Padang Lawas dapat menjadi prioritas nasional dan direalisasikan pada tahun 2027. Menurutnya, jalan ini bukan semata proyek fisik melainkan "urat nadi perekonomian masyarakat" yang mendukung mobilitas barang dan jasa serta akses pendidikan dan pelayanan kesehatan.
"Jalan ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Selain mendukung mobilitas barang dan jasa, ruas ini juga penting bagi akses pendidikan dan pelayanan kesehatan masyarakat,"
Dukungan lintas daerah
Usulan tersebut tidak sendirian. Bupati Rokan Hulu, Anton, turut hadir dalam audiensi dan menyatakan dukungan atas peningkatan konektivitas antarwilayah. Dalam pandangannya, peningkatan jaringan jalan akan memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di kawasan tengah Pulau Sumatra yang berbatasan dengan Provinsi Riau dan Sumatera Barat.
- Tujuan utama: percepatan pembangunan ruas Padang Sidempuan–Pasir Pengaraian.
- Target realisasi yang diusulkan: tahun 2027.
- Manfaat yang diharapkan: memangkas waktu tempuh, menurunkan biaya logistik, membuka akses layanan publik.
Sikap Kementerian PUPR
Erna Wijayanti menyatakan masukan dari pemerintah daerah akan dicatat dan dijadikan bahan pertimbangan dalam penyusunan prioritas pembangunan jalan nasional. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar pembangunan infrastruktur tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
| Agenda | Pihak yang Hadir |
|---|---|
| Audiensi RUJJN 2020–2040 | Putra Mahkota Alam Hasibuan (Bupati Palas), Anton (Bupati Rohul), Erna Wijayanti (Dir. PUPR), Sarlen Ibrahim Harahap (Kadis PUTR Palas), Irmansyah Nasution (Plt. BPID Palas) |
Implikasi bagi Padang Sidempuan dan sekitarnya
Bagi warga Padang Sidempuan dan daerah sekitarnya, percepatan ruas ini berpotensi mengubah tatanan distribusi barang dan layanan. Jika terealisasi sesuai target, biaya logistik diperkirakan turun karena waktu tempuh berkurang; namun pernyataan kuantitatif mengenai penghematan biaya atau waktu belum disodorkan dalam audiensi. Di sisi lain, akses pendidikan dan kesehatan di wilayah yang selama ini relatif terisolasi dapat meningkat karena kemudahan mobilitas.
Sebagai koresponden lokal, saya melihat inisiatif ini sebagai langkah strategis yang perlu didorong, tetapi proses administratif dan pendanaan nasional akan menentukan apakah target 2027 realistis. Publik Padang Sidempuan harus terus mengawal proses perencanaan agar aspirasi daerah tidak sekadar tertulis di dokumen, melainkan berubah menjadi proyek yang memberi manfaat nyata.
Peliputan oleh tim pemerintah daerah dan catatan Kementerian PUPR menjadi dasar laporan ini; perkembangan lebih lanjut akan dipantau termasuk keputusan final RUJJN dan jadwal pelaksanaan.