Pencapaian akreditasi dan indikator layanan
Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Banten memberi apresiasi atas kondisi mutu pendidikan di Kota Tangerang. Salah satu tolok ukur yang disampaikan adalah proporsi satuan pendidikan yang terakreditasi dengan nilai A. Berdasarkan data yang disampaikan, rata-rata akreditasi untuk Sekolah Dasar (SD) mencapai 90,9 persen, sementara untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebesar 68,2 persen.
Selain capaian akreditasi, indeks Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan Kota Tangerang tercatat pada angka 80,69. Angka tersebut turut didukung oleh tingginya partisipasi pendidikan serta rendahnya angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di wilayah kota.
Program unggulan dorong akses dan mutu
Kepala BPMP Provinsi Banten, Aria Ahmad Mangunwibawa, menyatakan bahwa capaian tersebut menunjukkan kondisi mutu pendidikan yang sudah tergolong baik di Kota Tangerang. Menurut Aria, keberhasilan ini tidak terlepas dari sejumlah program unggulan yang dijalankan pemerintah kota.
“Belum lagi, angka partisipasi pendidikan yang juga terbilang tinggi,”
Aria mengapresiasi inisiatif-inisiatif lokal yang membuka akses belajar bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, menegaskan pemerintah kota tidak akan berpuas diri atas capaian saat ini. Ia mengatakan pihaknya akan melanjutkan langkah-langkah untuk meningkatkan mutu sekaligus memperluas akses.
“Kami tidak akan berpuas diri dengan capaian yang sudah dianggap cukup baik. Ke depannya, kami akan menyiapkan langkah-langkah nyata seperti memperkuat ekosistem kebijakan Gampang Sekolah secara lebih merata lagi,”
Skema program dan sasaran penerima
Beberapa program yang disebut sebagai pendukung capaian tersebut antara lain:
- Sekolah Gratis yang menyasar 27.653 peserta didik;
- Beasiswa Tangerang Cerdas (Tangcer) dengan sasaran 16.000 peserta didik;
- Penetapan 66 SD dan SMP sebagai Sekolah Inklusif.
| Indikator | Angka |
|---|---|
| Akreditasi A SD | 90,9% |
| Akreditasi A SMP | 68,2% |
| Indeks SPM Pendidikan | 80,69 |
| Peserta Sekolah Gratis | 27.653 siswa |
| Penerima Beasiswa Tangcer | 16.000 siswa |
| Sekolah Inklusif | 66 SD/SMP |
Implikasi lokal dan tantangan ke depan
Bagi warga Kota Tangerang, capaian akreditasi ini memberikan dua implikasi langsung: semakin banyak sekolah yang memenuhi standar mutu nasional sehingga pilihan sekolah bagi orang tua bertambah, dan adanya tekanan bagi pemerintah kota untuk mempertahankan serta meningkatkan kualitas layanan secara merata di seluruh kecamatan.
Wahyudi menyebut perlunya penguatan kebijakan agar program termasuk program beasiswa dan sekolah gratis dapat memberikan manfaat yang lebih merata. Dalam praktiknya, tantangan seperti pemerataan guru berkualitas, fasilitas pembelajaran, serta dukungan untuk siswa berisiko putus sekolah tetap harus menjadi fokus.
Sumber capaian ini adalah pemantauan dan penilaian BPMP Provinsi Banten yang dikaitkan dengan data yang dikelola Pemkot Tangerang. Masyarakat dan pemangku kepentingan pendidikan lokal diharapkan terus berkolaborasi untuk menjaga momentum perbaikan mutu sekaligus memastikan setiap anak di Tangerang memperoleh akses pendidikan yang layak dan berkualitas.
Laporan ini disusun berdasarkan keterangan resmi BPMP Provinsi Banten dan Dinas Pendidikan Kota Tangerang yang dipublikasikan pada 7 September 2026.