Kota Magelang menjadi lokasi pembukaan Serbuan Teritorial TNI Tahun Anggaran 2026 yang digelar Kodam IV/Diponegoro bekerja sama dengan Pemerintah Kota Magelang. Kegiatan dibuka di Pendopo Pengabdian, Kelurahan Kemirirejo, Kecamatan Magelang Selatan, pada Senin (14/9/2026).
Tujuan dan fokus kegiatan
Program tahun ini mengusung tema yang menekankan penguatan pembinaan teritorial dan partisipasi TNI dalam meringankan kesulitan masyarakat. Dalam sambutan yang dibacakan perwakilan Pangdam IV/Diponegoro, Serbuan Teritorial digambarkan sebagai upaya nyata untuk menghadirkan prajurit TNI bukan hanya pada aspek keamanan, tetapi juga dalam membantu pemenuhan kebutuhan warga.
“Peran prajurit TNI tidak sebatas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga senantiasa siap terjun langsung membantu masyarakat dan meringankan beban rakyat sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.”
Dalam pelaksanaan di Kota Magelang, program membagi sasaran menjadi komponen fisik dan nonfisik. Sasaran fisik utama meliputi rehabilitasi trotoar dan perbaikan rumah, sedangkan kegiatan nonfisik fokus pada edukasi kebangsaan, penguatan bela negara, serta kegiatan sosial lain.
Target fisik dan kegiatan sosial
Pihak penyelenggara menetapkan target rehabilitasi trotoar sepanjang 2.200 meter dengan lebar 2 meter, yang dimaksudkan untuk menunjang kelancaran mobilitas dan memperbaiki tata ruang kota. Selain itu ada program perbaikan 40 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) agar hunian warga lebih sehat dan aman.
| Sasaran | Target |
|---|---|
| Rehabilitasi trotoar | 2.200 meter x 2 meter |
| Perbaikan RTLH | 40 unit |
Untuk mendukung program itu, kegiatan nonfisik mencakup penyuluhan wawasan kebangsaan dan penguatan sikap bela negara. Serangkaian aksi bakti sosial juga direncanakan, termasuk pembagian paket sembako kepada warga yang membutuhkan.
Sinergi antarlembaga
Wali Kota Magelang memberikan sambutan yang menaruh apresiasi terhadap keterlibatan berbagai pihak dalam program tersebut. Pemerintah kota bekerja bersama TNI, Polri, serta sektor perbankan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mempercepat dampak positif di lingkungan permukiman.
Wali Kota menyatakan bahwa di tengah cepatnya perkembangan kota, masih terdapat wilayah permukiman yang membutuhkan intervensi dan perhatian. Serbuan Teritorial dinilai sebagai langkah kolaboratif yang mampu menghadirkan perbaikan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara langsung.
- Program menggabungkan pembangunan infrastruktur dan kegiatan sosial.
- Melibatkan Kodam IV/Diponegoro, Pemkot Magelang, Polri, dan perbankan lokal melalui CSR.
- Target fisik utama adalah trotoar dan perbaikan rumah tidak layak huni.
Pembukaan kegiatan tersebut dihadiri oleh Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono dan pejabat terkait lainnya, yang menandai dimulainya rangkaian pelaksanaan Serbuan Teritorial di wilayah Kodim 0705/Magelang.
Pemerintah daerah dan TNI akan memantau pelaksanaan program agar target rehabilitasi dan perbaikan dapat sesuai capaian yang diharapkan, serta memastikan distribusi bantuan sosial menyasar kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.
Pelaksanaan Serbuan Teritorial ini menjadi salah satu upaya menjembatani peran keamanan dan pembangunan sosial, sehingga kontribusi TNI terhadap peningkatan kualitas lingkungan permukiman di Kota Magelang dapat segera dirasakan warga.