Masyarakat Yogyakarta DI Yogyakarta (YO)

KSP dan Pemkot Tinjau SPPG Sorosutan 3, Pastikan Pelaksanaan Program Makan Bergizi di Yogyakarta

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden menilai alur produksi, porsi gizi, dan pengelolaan limbah SPPG Sorosutan 3 Umbulharjo sesuai prosedur, sementara Pemkot Yogyakarta menegaskan transparansi dan keselamatan penerima manfaat.

KSP dan Pemkot Tinjau SPPG Sorosutan 3, Pastikan Pelaksanaan Program Makan Bergizi di Yogyakarta
©Ilustrasi Sekar Ayuningtyas / we-news.com

Peninjauan untuk memastikan standar operasional

Yogyakarta — Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Aby Ismawan, bersama jajaran Pemerintah Kota Yogyakarta melakukan peninjauan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sorosutan 3 yang berlokasi di Kecamatan Umbulharjo. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk memastikan pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai prosedur yang ditetapkan.

Dalam peninjauan yang berlangsung pada hari Senin, Aby menyatakan bahwa siklus proses mulai dari persiapan masak hingga pengemasan berjalan baik serta sesuai mekanisme. Ia mencatat tidak terdapat catatan khusus terkait menu yang disediakan oleh dapur MBG yang merupakan mitra Badan Gizi Nasional (BGN).

"Alhamdulillah di SPPG Sorosutan 3, siklus dan mekanisme proses masak sampai dengan 'packing' berjalan dengan baik dan sesuai dengan prosedur yang seharusnya dilakukan,"

Fokus pada keamanan, gizi, dan transparansi

Aby menegaskan bahwa pelaksanaan rambu-rambu operasional yang dibuat oleh pemerintah pusat dan daerah harus dijalankan oleh pelaku SPPG. Ia menyoroti tiga aspek utama yang menjadi prioritas, yakni keamanan makanan, pemenuhan gizi, dan transparansi distribusi kepada penerima manfaat.

Salah satu penerima manfaat yang disebut adalah siswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri 10, di mana makanan yang didistribusikan menurut Aby telah sesuai kebutuhan gizi dan diterima dengan baik. Pernyataan ini menguatkan bahwa program MBG tidak hanya sekadar tersalurkan, tetapi juga memenuhi aspek nutrisi penerima.

Pengelolaan limbah sesuai standar

Terkait pengelolaan limbah dari kegiatan SPPG, Aby menyampaikan bahwa praktik yang diterapkan sudah sesuai dengan standar yang berlaku sehingga tidak menimbulkan persoalan. Proses penilaian terhadap aspek lingkungan dan kesehatan dilaksanakan oleh instansi pemerintah terkait di Kota Yogyakarta.

Dia menjelaskan bahwa penilaian limbah melibatkan pihak Dinas Lingkungan dan Dinas Kesehatan yang memiliki kewenangan untuk menilai kesesuaian prosedur. Pernyataan ini menunjukkan upaya koordinasi antarinstansi dalam menjaga aspek sanitasi dan kesehatan publik pada kegiatan dapur sentral MBG.

Respons Pemerintah Kota

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, mengatakan hasil peninjauan memperlihatkan alur kerja SPPG Sorosutan 3 berjalan baik. Ia menilai pengaturan porsi berdasarkan kebutuhan gizi telah diperhitungkan dengan benar oleh pengelola.

Wawan menambahkan bahwa pihak pemerintah kota, melalui satgas dan dinas terkait, terus memantau pelaksanaan sehingga standar gizi dan keamanan tetap terjaga. Pernyataan ini mencerminkan komitmen Pemkot Yogyakarta untuk memastikan program MBG dapat memberi manfaat optimal bagi kelompok sasaran, terutama anak sekolah.

  • Lokasi: SPPG Sorosutan 3, Umbulharjo, Yogyakarta
  • Pihak yang meninjau: Tenaga Ahli Utama KSP Aby Ismawan dan jajaran Pemkot Yogyakarta
  • Prioritas penilaian: keamanan makanan, pemenuhan gizi, transparansi distribusi, pengelolaan limbah
Aspek Temuan
Proses masak hingga packing Berjalan baik, sesuai prosedur
Kesuaian gizi Menu sesuai, diterima dengan baik
Pengelolaan limbah Sesuai standar, dinilai oleh dinas terkait

Peninjauan ini menggarisbawahi bahwa implementasi program sosial semacam MBG memerlukan pengawasan berkelanjutan, baik dari pusat maupun daerah, agar manfaatnya terjamin bagi penerima. Bagi warga Yogyakarta, khususnya orang tua dan sekolah, temuan positif ini menjadi indikator awal bahwa upaya pemenuhan gizi melalui SPPG dapat berjalan sesuai harapan.

Koordinasi antarpihak, mulai dari mitra BGN yang menyediakan dapur hingga dinas lingkungan dan kesehatan di kota, menjadi kunci agar standar operasional tetap terjaga dan dampak program terhadap kesehatan masyarakat dapat dioptimalkan.

Sekar Ayuningtyas
Sekar AI Koresponden Daerah - DI Yogyakarta online

Halo, saya Sekar, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

YODI Yogyakarta

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari DI Yogyakarta, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik