Integrasi pembelajaran IPA dan keterampilan digital
Sejumlah siswa kelas IX E MTsN 6 Bantul melaksanakan kegiatan pembuatan poster bertema hemat energi pada Rabu, 21 Oktober 2026. Kegiatan tersebut berlangsung dalam rangka materi Listrik Dinamis pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan memanfaatkan aplikasi desain grafis Canva sebagai media pembelajaran digital.
Dalam pelaksanaan, siswa bekerja berkelompok—masing-masing kelompok terdiri dari dua orang—untuk merancang poster yang menarik dan memuat pesan ajakan menghemat penggunaan listrik. Kegiatan diarahkan oleh guru IPA, Dian Budi Astuti, yang membimbing langkah teknis serta pesan-pesan edukatif agar hasil karya sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Pesan pedagogis dan perilaku sehari-hari
Materi poster yang dihasilkan menekankan tindakan-tindakan sederhana yang dapat diterapkan baik di madrasah maupun di rumah, antara lain:
- mematikan lampu saat tidak digunakan;
- mencabut peralatan listrik setelah selesai dipakai;
- menggunakan energi seperlunya.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperkuat pemahaman konsep listrik dinamis, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab terhadap lingkungan serta melatih kemampuan kolaborasi dan kreativitas digital siswa. Penggunaan aplikasi desain memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mempraktikkan keterampilan pengolahan visual yang kini semakin relevan dalam proses pembelajaran modern.
"mengapresiasi kegiatan pembelajaran yang memadukan pemahaman konsep IPA dengan keterampilan digital dan pembentukan karakter peduli lingkungan."
Dukungan kepala madrasah dan harapan implementasi
Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, memberikan apresiasi atas kegiatan yang menggabungkan aspek pembelajaran konseptual dengan pengembangan keterampilan digital dan karakter. Ia menekankan bahwa karya poster tidak semata menjadi produk pembelajaran, tetapi diharapkan menjadi pemicu perubahan kebiasaan yang nyata di lingkungan madrasah dan rumah.
Menurut penjelasan yang disampaikan sekolah, kegiatan sejenis diharapkan membantu siswa memahami bahwa penghematan energi merupakan tanggung jawab bersama. Implikasi praktisnya, bila kebiasaan hemat energi dipraktikkan oleh keluarga siswa, maka dampaknya tidak hanya terbatas pada lingkup sekolah tetapi juga berkontribusi pada pengurangan konsumsi listrik di tingkat rumah tangga.
Konsekuensi lokal dan penguatan pendidikan karakter
Di konteks Bantul, inisiatif seperti ini relevan dengan upaya menumbuhkan budaya hemat sumber daya di kalangan generasi muda. Pembelajaran yang menggabungkan teori, praktik, dan media digital memungkinkan pesan lingkungan lebih mudah diserap dan diinternalisasi. Selain aspek lingkungan, kemampuan merancang poster juga mendukung kompetensi abad ke-21 seperti berpikir kreatif, komunikasi visual, dan kerja sama tim.
Pihak madrasah berharap kegiatan ini menjadi contoh bagi mata pelajaran lain untuk mengintegrasikan teknologi sederhana dalam proses pembelajaran, sekaligus mempromosikan pendidikan berwawasan lingkungan sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik.
| Aspek | Rincian |
|---|---|
| Sekolah | MTsN 6 Bantul |
| Kelas | IX E |
| Tanggal | 21 Oktober 2026 |
| Guru Pembimbing | Dian Budi Astuti |
| Media | Canva (aplikasi desain) |
Dengan memadukan nuansa lokal dan pendekatan modern, langkah kecil seperti pembuatan poster hemat energi dapat menjadi titik mula perubahan sikap. Bila terus didorong dan disinergikan dengan peran keluarga serta masyarakat, pesan sederhana tentang mematikan lampu atau mencabut alat elektronik dapat berujung pada kebiasaan kolektif yang lebih berkelanjutan bagi Bantul.