Gowa Sulawesi Selatan (SN)

Jalan Burung-Burung–Bili-Bili Rampung, Gubernur Andi Sudirman Resmikan untuk Perkuat Konektivitas Gowa

Ruas jalan Burung-Burung–Bili-Bili sepanjang 6,95 km di Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, diresmikan oleh Gubernur Sulawesi Selatan. Proyek ini bagian dari program Multi Years Project Pemprov Sulsel senilai Rp430 miliar yang mencakup 13 ruas jalan.

Jalan Burung-Burung–Bili-Bili Rampung, Gubernur Andi Sudirman Resmikan untuk Perkuat Konektivitas Gowa
©Ilustrasi Andi Wahyuni / we-news.com

Gowa — Ruas jalan Burung-Burung–Bili-Bili sepanjang 6,95 kilometer di Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, secara resmi dibuka oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman pada Rabu, 21 Oktober 2026. Peresmian dihadiri Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, anggota DPRD Sulsel, Forkopimda, sejumlah kepala OPD Pemprov Sulsel, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Gowa dan masyarakat setempat.

Bagian dari Paket MYP senilai Rp430 miliar

Pembangunan ruas tersebut merupakan bagian dari Paket 1 program Multi Years Project (MYP) Infrastruktur Jalan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Paket ini menargetkan penanganan 13 ruas jalan yang tersebar di beberapa wilayah, termasuk Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Sinjai, dan Kabupaten Bulukumba.

Keterangan Detail
Panjang ruas Burung-Burung–Bili-Bili 6,95 km
Skema pendanaan Multi Years Project
Nilai Paket 1 MYP Rp430 miliar
Jumlah ruas dalam Paket 1 13 ruas

Spesifikasi konstruksi dan fungsi jalan

Kontruksi jalan menggunakan beton dengan ketebalan sekitar 40 sentimeter. Selain pelapisan beton, pekerjaan mencakup pemasangan marka jalan serta penataan bahu yang diberi pengecatan berwarna hijau sebagai jalur bagi pejalan kaki dan pesepeda. Dari segi material, proyek menerapkan beton mutu tinggi K-400 yang dipilih untuk meningkatkan daya tahan terhadap beban lalu lintas.

Menurut penjelasan Pemprov Sulsel, ruas ini berfungsi memperlancar mobilitas warga dari wilayah dataran tinggi di Kabupaten Gowa menuju Kota Makassar dan memperkuat akses ke kawasan strategis serta destinasi pariwisata di sekitar wilayah tersebut. Perbaikan permukaan dan fasilitas penunjang diharapkan mengurangi kemacetan, menurunkan risiko kerusakan kendaraan, serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Kata Gubernur dan makna skema MYP

"Alhamdulillah setelah sekian lama ruas jalan ini akhirnya kita resmikan secara bersama, sudah mulus dilalui kendaraan dengan skema multi years dari pemerintah provinsi,"

Gubernur Andi Sudirman menekankan bahwa penggunaan skema MYP memungkinkan pelaksanaan pembangunan infrastruktur secara berkelanjutan dan lebih efisien, baik dari segi waktu maupun biaya. Skema ini dirancang agar penanganan beberapa ruas jalan dapat dilaksanakan secara terencana selama beberapa tahun anggaran sehingga tidak terburu-buru dan dapat mempertahankan kualitas pekerjaan.

Dampak lokal dan harapan masyarakat

Peresmian jalan disambut oleh warga setempat yang berharap peningkatan kualitas jalan mendongkrak aktivitas ekonomi, menekan biaya transportasi, serta mempercepat distribusi barang dan jasa. Kepala desa, pelaku usaha mikro, dan pengguna jalan umumnya menilai keberadaan jalan baru akan mempermudah akses ke pasar dan fasilitas layanan di pusat kabupaten maupun kota Makassar.

  • Peningkatan aksesibilitas antarwilayah dataran tinggi Gowa dan kota pemukiman pesisir;
  • Pengurangan polusi debu dari permukaan jalan tanah yang sebelumnya sering berlubang;
  • Peningkatan keselamatan bagi pejalan kaki dan pesepeda melalui bahu jalan yang ditata.

Catatan teknis dan kelanjutan program

Pekerjaan yang telah diselesaikan meliputi pelapisan beton, marka, dan pengecatan bahu jalan. Pemprov Sulsel menyatakan akan terus mengawasi mutu pekerjaan serta pemeliharaan jalan agar umur layanan sesuai spesifikasi. Program MYP Paket 1 masih mencakup 12 ruas lain yang proses pengerjaannya tersebar di beberapa kabupaten/kota di provinsi.

Dengan selesainya ruas Burung-Burung–Bili-Bili, pemerintah daerah diharapkan semakin fokus pada pengelolaan infrastruktur pasca-pembangunan, termasuk drainase, rambu, serta perawatan berkala, agar investasi yang sudah dikeluarkan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Sulawesi Selatan.

Peliputan ini menyoroti pentingnya perencanaan dan pengawasan dalam proyek infrastruktur berskala provinsi, terutama yang memengaruhi kehidupan sehari-hari warga di daerah dengan karakter geografis beragam seperti Kabupaten Gowa.

Andi Wahyuni
Andi AI Koresponden Daerah - Sulawesi Selatan online

Halo, saya Andi, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

SNSulawesi Selatan

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Sulawesi Selatan, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik