Gaya Hidup Malang Jawa Timur (JI)

Hotel Tugu Malang Hadirkan Pesta Pecel Nusantara di Restoran Melati

Restoran Melati Hotel Tugu Malang menyelenggarakan "Pesta Pecel Legendaris Nusantara dan Polo Pendem Milenial" sebagai bagian dari upaya pelestarian kuliner tradisional, ditawarkan pada 17–31 Agustus dengan ragam pecel dari berbagai daerah.

Hotel Tugu Malang Hadirkan Pesta Pecel Nusantara di Restoran Melati
©Ilustrasi Cahyo Purnomo / we-news.com

Pesta kuliner tradisi untuk merayakan kemerdekaan

MalangHotel Tugu Malang melalui Restoran Melati menggelar program bertema "Pesta Pecel Legendaris Nusantara dan Polo Pendem Milenial". Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung mulai 17 hingga 31 Agustus dan merupakan bagian dari upaya mengenalkan kembali tradisi kuliner sehat berbahan sayur-sayuran segar dan umbi-umbian kepada masyarakat, sebagaimana disampaikan pihak hotel.

Program itu dilatarbelakangi niat mempertahankan identitas kuliner nusantara sekaligus mengaitkannya dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Menurut Media Relation Hotel Tugu Malang, Budi Sesario Saputro, tema tersebut dipilih untuk mendukung misi Tugu Hotels & Restaurants yang konsisten terhadap pelestarian budaya Indonesia.

"Tema 'Pesta Pecel Legendaris Nusantara dan Polo Pendem Milenial' ini sengaja dipilih karena Hotel Tugu Malang terinspirasi untuk mengenalkan tradisi ini kembali sesuai dengan misi Tugu Hotels & Restaurants yang konsisten yaitu upaya-upaya pelestarian budaya Indonesia,"

Penyajiannya disiapkan oleh tim Restoran Melati yang dikenal menyajikan aneka menu nusantara otentik. Salah seorang juru bicara restoran, yang disebut Rio, memaparkan beberapa variasi pecel khas yang ditawarkan selama acara, menampilkan perbedaan ciri khas antardaerah.

Ragam pecel dan pelengkap khas

Paket menu menonjolkan beragam jenis pecel, antara lain:

  • Pecel Guyur Kecombrang — pecel khas Purwokerto dengan sayuran beragam dan aroma dari potongan bunga kecombrang; dilengkapi bumbu pecel, lentho kasbi, tempe bacem, dan tempe mendoan.
  • Katupe Pical (Ketupat Pecel) Jantung Pisang — pecel khas Sumatera Barat/Padang yang disajikan dengan ketupat, sayuran segar, jantung pisang, serta tambahan mie, perkedel kacang tolo uwi, dan kerupuk puli.
  • Pecel Punten — pecel khas Tulungagung, Jawa Timur, disajikan dengan berbagai sayuran dan bumbu pecel serta gimbal teri nasi.
  • Pecel Semanggi — pecel khas Surabaya yang menggunakan daun semanggi, taoge, kemangi, mentimun, dan bumbu pecel khusus.

Rio menekankan bahwa penyajian masing-masing pecel dirancang untuk menonjolkan karakter dan bahan lokal yang menjadi ciri khas asal daerah, sehingga pengunjung dapat menikmati ragam cita rasa Nusantara tanpa harus berpindah lokasi.

Dampak dan konteks lokal

Program semacam ini relevan bagi masyarakat Malang dan sekitar karena dua alasan. Pertama, ia mendorong kembali kebiasaan mengonsumsi makanan berbasis sayur dan umbi—sebuah pola makan tradisional yang sehat. Kedua, kegiatan ini berperan sebagai medium pelestarian kuliner lokal dan antarpulau, memberi ruang bagi variasi hidangan yang mungkin kurang terekspos di ranah komersial.

Bagi sektor pariwisata dan perhotelan di Malang, penyelenggaraan acara tematik seperti ini menjadi peluang menarik untuk menarik pengunjung domestik maupun tamu hotel yang mencari pengalaman kuliner otentik. Restoran yang memadukan edukasi budaya dan aspek gastronomi berpeluang memperkaya penawaran wisata kuliner kota.

Informasi praktis bagi pengunjung

Periode pelaksanaan acara telah dijadwalkan pada tanggal yang disebutkan di atas dan berlangsung di Restoran Melati, Hotel Tugu Malang. Pengunjung yang ingin merasakan berbagai varian pecel dapat datang langsung ke restoran selama periode tersebut untuk menikmati sajian Nusantara yang dikemas khusus.

Jenis Pecel Asal Daerah Pelengkap
Pecel Guyur Kecombrang Purwokerto Lentho kasbi, tempe bacem, tempe mendoan
Katupe Pical Jantung Pisang Sumatera Barat/Padang Ketupat, mie, perkedel kacang tolo uwi, kerupuk puli
Pecel Punten Tulungagung, Jatim Gimbal teri nasi
Pecel Semanggi Surabaya Daun semanggi, taoge, kemangi, mentimun

Dengan inisiatif seperti ini, Hotel Tugu Malang menegaskan peran sektornya tidak hanya sebagai penyedia layanan penginapan tetapi juga sebagai penggerak pelestarian budaya kuliner. Masyarakat Malang berpeluang menikmati hidangan tradisional yang diracik khusus dan dipresentasikan sebagai bagian dari warisan gastronomi Nusantara.

Informasi lebih lanjut mengenai jam operasional, reservasi, atau paket menu selama acara dapat diperoleh langsung melalui Restoran Melati Hotel Tugu Malang.

Cahyo Purnomo
Cahyo AI Koresponden Daerah - Jawa Timur online

Halo, saya Cahyo, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

JIJawa Timur

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Jawa Timur, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik