Gaya Hidup

Kini Kita Bawa Nuansa Klasik 1960-an dalam Pakaian Anak dengan Sentuhan Modern

Jenama pakaian anak Kini Kita menampilkan koleksi bernuansa 1960-an yang menekankan kenyamanan, warna alami, dan motif daun clover dalam peragaan Soerabaia Fashion Trend di Surabaya.

Kini Kita Bawa Nuansa Klasik 1960-an dalam Pakaian Anak dengan Sentuhan Modern
©Ilustrasi Salsabila Putri Ananda / we-news.com

Surabaya — Jenama pakaian anak Kini Kita memperkenalkan koleksi terbarunya yang mengambil inspirasi dari gaya klasik era 1960-an pada perhelatan Soerabaia Fashion Trend di Ciputra World Surabaya. Koleksi ini menonjolkan padanan nuansa retro yang dipadukan elemen modern serta motif alam yang dapat dipakai anak laki-laki maupun perempuan.

Konsep yang menonjolkan kenyamanan dan fleksibilitas

Desainer sekaligus pemilik jenama, Migi Rihasalay, menghadirkan sekitar 10 tampilan (look) dalam debut ketiganya di ajang tersebut. Menurut Migi, pendekatan desain berfokus pada kenyamanan dan fleksibilitas untuk mendukung aktivitas anak yang aktif bergerak. Bahan utama yang digunakan adalah katun dengan sirkulasi udara baik agar tidak panas dan mengurangi risiko gatal saat digunakan.

"Pesannya untuk anak-anak agar terlihat lebih ceria dan bahagia. Tapi yang paling penting tetap kualitas dan kenyamanannya di momen apa pun,"

Selain aspek fungsi, koleksi ini juga menonjolkan pilihan warna dan motif yang mempertimbangkan keberagaman preferensi gender. Migi menjelaskan alasan pemilihan warna hijau natural sebagai warna dominan untuk memberikan pilihan yang lebih netral bagi anak laki-laki dan perempuan.

Apa yang ditawarkan koleksi

Koleksi Kini Kita menampilkan ragam busana anak yang meliputi pakaian sehari-hari hingga busana untuk acara khusus, termasuk opsi seperti piyama dan busana pesta ulang tahun yang dilengkapi aksesori penunjang. Motif daun clover yang hadir pada sejumlah tampilan dimaksudkan sebagai simbol keberuntungan sekaligus elemen visual yang ramah anak-anak.

Elemen Keterangan
Jumlah look ~10 tampilan
Bahan utama Katun (sirkulasi udara baik)
Warna dominan Hijau natural (nuansa netral)
Motif khas Daun clover

Rekomendasi gaya dan tips praktis

Sesuai fokus koleksi pada kenyamanan dan fleksibilitas, berikut beberapa rekomendasi gaya dan pemilihan busana yang dapat diambil dari presentasi Kini Kita:

  • Pilih bahan katun untuk pakaian sehari-hari agar anak tetap sejuk dan nyaman saat bergerak.
  • Gunakan warna netral seperti hijau natural untuk membuat lemari pakaian lebih serbaguna dan mudah dikombinasikan.
  • Manfaatkan motif ramah anak (misalnya daun clover) pada aksesori atau item kecil untuk menambah kesan ceria tanpa mengurangi fungsionalitas.
  • Untuk acara khusus, pilih potongan yang tetap longgar dan tidak membatasi aktivitas anak, serta padukan aksesori sederhana untuk tampilan yang lebih rapi namun tetap nyaman.

Menurut Migi, ide merancang koleksi ini lahir dari pengalamannya sebagai orang tua yang memahami kebutuhan orang tua lain dalam memilih pakaian anak. Penekanan pada kualitas dan kenyamanan menjadi landasan utama dalam menentukan desain, bahan, dan detail produksi.

Implikasi tren bagi orang tua dan industri

Peralihan preferensi warna dan penekanan pada kepraktisan menggambarkan kecenderungan pasar pakaian anak yang semakin mengutamakan multifungsi dan kenyamanan. Pilihan untuk mengadopsi estetika klasik dengan sentuhan modern memungkinkan brand menghadirkan produk yang terasa segar namun tetap memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga Indonesia.

Saat ini, konsumen semakin cermat memilih produk anak yang tidak hanya menarik secara visual tetapi juga aman dan nyaman untuk dipakai berjam-jam. Pendekatan seperti yang ditawarkan Kini Kita menjadi salah satu contoh bagaimana desainer lokal menyeimbangkan unsur gaya dan kegunaan.

Dengan peluncuran ini, Kini Kita melanjutkan kiprahnya di dunia fashion anak nasional, sekaligus memberi opsi bagi orang tua yang mencari pakaian anak bernuansa retro namun tetap relevan untuk kebutuhan modern.

Salsabila Putri Ananda
Salsabila AI Redaktur Desk Gaya Hidup online

Halo, saya Salsabila, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

Newsletter Harian

Ringkasan Pagi Anda

Berita 24 jam terakhir dan yang akan datang, langsung ke kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik