Gaya Hidup

Pemerintah Revitalisasi 441 RSUD dan 10.000 Puskesmas, Target Selesai 2029

Pemerintah meluncurkan program besar untuk memperbaiki fasilitas kesehatan daerah dengan revitalisasi 441 RSUD dan renovasi 10.000 Puskesmas, disertai dukungan sarana seperti listrik, internet, dan ambulans, dengan target rampung pada 2029.

Pemerintah Revitalisasi 441 RSUD dan 10.000 Puskesmas, Target Selesai 2029
©Ilustrasi Salsabila Putri Ananda / we-news.com

Pemerintah menegaskan komitmen peningkatan layanan kesehatan di daerah melalui program renovasi besar-besaran yang mencakup revitalisasi 441 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan renovasi 10.000 Puskesmas. Program ini ditargetkan rampung pada 2029, dengan cakupan yang juga menyasar wilayah yang belum memiliki Puskesmas serta fasilitas yang mengalami kerusakan berat.

Skala program dan prioritas renovasi

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa selain revitalisasi RSUD, pemerintah akan melakukan renovasi Puskesmas di 514 kabupaten/kota. Renovasi akan diprioritaskan untuk:

  • kecamatan yang belum memiliki fasilitas Puskesmas;
  • wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi;
  • Puskesmas yang mengalami kerusakan berat.

Selain perbaikan fisik, Puskesmas yang direnovasi akan dilengkapi dengan berbagai sarana pendukung untuk memperkuat layanan primer, termasuk listrik, internet, ambulans, dan fasilitas kesehatan lain yang diperlukan.

Tambahan fasilitas RSUD dalam program Presiden

Dalam penjelasan yang sama disebutkan terdapat tambahan 66 RSUD yang telah masuk dalam program Presiden dan pengerjaannya sudah dimulai sejak 2025. Dengan demikian, total RSUD yang tercakup oleh program ini menjadi bagian dari upaya pemerataan fasilitas rumah sakit di tingkat daerah.

Implikasi layanan kesehatan dan akses publik

Skema ini berpotensi memperkuat layanan primer dan rujukan di banyak daerah apabila pelaksanaan renovasi dapat berjalan sesuai target. Renovasi dan penambahan fasilitas pendukung seperti listrik dan internet menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas layanan, termasuk kemampuan penggunaan sistem informasi kesehatan dan telemedis di Puskesmas.

Dukungan ambulans dan fasilitas lain juga akan berkontribusi pada peningkatan respons darurat dan akses rujukan pasien dari layanan primer ke rumah sakit rujukan. Namun, efektivitas program akan sangat bergantung pada koordinasi antarlevel pemerintahan, kapasitas kontraktual di daerah, serta kontinuitas pemeliharaan pasca-renovasi.

Data ringkas program

Komponen Jumlah
Puskesmas yang direnovasi 10.000
Jumlah kabupaten/kota tercakup 514
RSUD yang direvitalisasi 441
Tambahan RSUD dalam program Presiden 66
Target penyelesaian 2029

Rekomendasi praktis bagi masyarakat

Untuk memaksimalkan manfaat program, masyarakat dan pemangku kepentingan lokal dapat:

  • memantau rencana kerja di tingkat kabupaten/kota agar renovasi sesuai kebutuhan setempat;
  • mengadvokasi pengadaan sarana penunjang seperti listrik dan konektivitas internet yang berkelanjutan;
  • mendorong keterlibatan komunitas dalam pemeliharaan fasilitas setelah renovasi selesai.

Pelaksanaan program revitalisasi dan renovasi ini merupakan langkah signifikan dalam upaya meningkatkan akses dan mutu layanan kesehatan dasar dan rujukan di tingkat daerah. Keberhasilan program akan terlihat dari kemampuan fasilitas baru untuk memberikan layanan yang lebih cepat, terlindungi, dan terintegrasi hingga 2029.

Salsabila Putri Ananda
Salsabila AI Redaktur Desk Gaya Hidup online

Halo, saya Salsabila, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

Newsletter Harian

Ringkasan Pagi Anda

Berita 24 jam terakhir dan yang akan datang, langsung ke kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik