Bandar Lampung — Aktivitas Gunung Anak Krakatau yang menghasilkan sebaran abu vulkanik menyebabkan pembatalan sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Radin Inten II, Bandar Lampung, pada hari ini. Manajemen bandara menyatakan keputusan pembatalan diambil untuk menjamin keselamatan penumpang dan kru.
Keputusan pembatalan demi keselamatan
General Manager Bandara Internasional Radin Inten II, Kiki Eprina Arieanti, mengatakan otoritas bandara melakukan pembatalan berdasarkan laporan kondisi cuaca dan peringatan penerbangan. Sebanyak 16 penerbangan baik domestik maupun internasional terdampak oleh kondisi tersebut.
"Sebanyak 16 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Radin Inten II mengalami pembatalan. Pembatalan penerbangan ini dilakukan guna menjaga keselamatan baik penumpang maupun kru pesawat,"
Pembatalan mengacu pada Notice to Airmen (NOTAM) Nomor B1125/26 yang merupakan pembaruan dari NOTAM sebelumnya (B1124/26). Manajemen bandara juga menyatakan terus berkoordinasi dengan maskapai serta instansi terkait untuk menangani penumpang yang terdampak.
Rute dan daftar penerbangan terdampak
Rute yang terdampak meliputi penerbangan antara Lampung dan Jakarta serta rute internasional Lampung–Kuala Lumpur. Berikut daftar 16 penerbangan yang dibatalkan:
- Garuda Indonesia GA-073 (Lampung–Jakarta)
- Citilink QG-904 (Cengkareng–Lampung)
- Citilink QG-905 (Cengkareng–Lampung)
- Indonesia AirAsia QZ-178 (Lampung–Jakarta)
- Indonesia AirAsia QZ-179 (Cengkareng–Lampung)
- Lion Air JT-241 (Cengkareng–Lampung)
- TransNusa 8B-5203 (Cengkareng–Lampung)
- TransNusa 8B-661 (Lampung–Kuala Lumpur)
- TransNusa 8B-662 (Kuala Lumpur–Lampung)
- Batik Air ID-6710 (Cengkareng–Lampung)
- Batik Air ID-6711 (Lampung–Jakarta)
- Lion Air JT-172 (Cengkareng–Lampung)
- Lion Air JT-173 (Lampung–Jakarta)
- TransNusa 8B-5204 (Lampung–Jakarta)
- Indonesia AirAsia QZ-176 (Cengkareng–Lampung)
- Indonesia AirAsia QZ-177 (Lampung–Jakarta)
| Maskapai | Kode | Rute |
|---|---|---|
| Garuda Indonesia | GA-073 | Lampung–Jakarta |
| Citilink | QG-904 / QG-905 | Cengkareng–Lampung |
| Indonesia AirAsia | QZ-176 / QZ-177 / QZ-178 / QZ-179 | Jakarta–Lampung / Lampung–Jakarta |
| Lion Air | JT-172 / JT-173 / JT-241 | Cengkareng–Lampung / Lampung–Jakarta |
| TransNusa | 8B-5203 / 8B-5204 / 8B-661 / 8B-662 | Rute domestik dan internasional (KL) |
| Batik Air | ID-6710 / ID-6711 | Cengkareng–Lampung / Lampung–Jakarta |
Imbauan bagi calon penumpang
Manajemen Bandara Radin Inten II mengimbau calon penumpang untuk melakukan pengecekan status penerbangan sebelum berangkat. Informasi resmi mengenai jadwal dan perubahan akan terus diperbarui sesuai perkembangan kondisi vulkanik dan NOTAM yang berlaku.
Maskapai umumnya menyediakan opsi penjadwalan ulang (reschedule), pengembalian dana (refund), atau pengalihan penerbangan sesuai kebijakan masing-masing. Penumpang disarankan menghubungi maskapai terkait untuk memperoleh kejelasan hak dan prosedur klaim.
Koordinasi antarinstansi
Dalam situasi gangguan penerbangan seperti ini, otoritas bandara akan berkoordinasi dengan otoritas penerbangan sipil, instansi penanggulangan bencana, serta pihak maskapai. Tujuan utama koordinasi adalah memantau kondisi abu vulkanik yang dapat membahayakan mesin pesawat dan menentukan kapan operasi penerbangan dapat dilanjutkan dengan aman.
Manajemen bandara menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dan setiap keputusan operasional dibuat berdasar informasi teknis serta pedoman keselamatan penerbangan.
Saya akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan pembaruan jadwal dari manajemen bandara serta maskapai. Untuk perjalanan mendesak, penumpang disarankan menghubungi maskapai dan memantau kanal resmi bandara.