Transportasi Merauke Papua Selatan (PS)

Dishub Papua Selatan Jadikan Harhubnas 2026 Momentum Perbaikan Keselamatan Transportasi

Dinas Perhubungan Papua Selatan menegaskan Harhubnas 2026 bukan sekadar seremoni: rangkaian kegiatan dirancang untuk meningkatkan layanan dan kesadaran keselamatan transportasi dengan kolaborasi TNI-Polri, operator, dan otoritas bandara.

Dishub Papua Selatan Jadikan Harhubnas 2026 Momentum Perbaikan Keselamatan Transportasi
©Ilustrasi Arief Gunawan / we-news.com

Merauke — Dinas Perhubungan Provinsi Papua Selatan menyatakan peringatan Hari Transportasi Nasional (Harhubnas) 2026 akan dimanfaatkan sebagai titik tolak peningkatan kualitas layanan dan keselamatan transportasi di wilayah tersebut. Kepala Dinas Perhubungan, Michael Ronny Gomar, menekankan Harhubnas harus lebih dari acara seremonial.

Keselamatan sebagai fokus utama

Menurut Michael Gomar, aspek keselamatan harus menjadi perhatian bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, operator moda, dan masyarakat pengguna. Ia menegaskan bahwa transportasi memegang peranan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Papua Selatan.

"Transportasi merupakan urat nadi yang mendukung pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan dan percepatan pembangunan di Papua Selatan. Oleh karena itu, aspek keselamatan harus menjadi perhatian bersama,"

Pernyataan tersebut disampaikan pada Rabu, 2 September 2026, sebagai bagian dari sosialisasi dan persiapan rangkaian kegiatan Harhubnas yang akan digelar di provinsi ini.

Kolaborasi lintas sektor

Dinas Perhubungan menjelaskan koordinasi pelaksanaan melibatkan berbagai pihak, antara lain unsur TNI-Polri, instansi pemerintah daerah, operator transportasi, serta asosiasi dari sektor udara, laut, dan darat. Tujuannya agar program keselamatan tidak berhenti pada peringatan sekali waktu, melainkan berlanjut ke program-program peningkatan kapasitas dan pengawasan layanan.

Michael Gomar menyatakan harapan agar keterlibatan banyak pihak dapat memperkuat komitmen bersama untuk membangun sistem transportasi yang lebih aman, tertib, dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Papua Selatan.

Rangkaian kegiatan Harhubnas

Beberapa kegiatan yang direncanakan Dinas Perhubungan antara lain:

  • Kampanye keselamatan transportasi yang menyasar pengguna jalan, pelaut, dan penumpang udara;
  • Donor darah sebagai kegiatan sosial kemanusiaan dalam rangka peringatan;
  • Kunjungan sosial ke komunitas terdampak untuk peningkatan kesadaran keselamatan;
  • Lomba pembuatan konten video pendek bertema keselamatan transportasi untuk meningkatkan partisipasi generasi muda.

Sumber acara menyebutkan adanya kegiatan jalan santai dengan jarak sekitar 3 kilometer. Selain itu, Otoritas Bandar Udara (OTBAN) wilayah Run berencana menggelar kegiatan lari sejauh 10 kilometer dengan target peserta sekitar 250 orang.

Berlanjut setelah peringatan

Dinas Perhubungan berharap rangkaian kegiatan ini tidak hanya bersifat simbolis. Menurut Gomar, langkah berikut yang perlu ditempuh adalah memperkuat pengawasan operasional, meningkatkan kapasitas SDM pengelola transportasi, dan menjalin mekanisme komunikasi yang lebih efektif antara regulator dan operator.

Praktik yang diharapkan meliputi inspeksi rutin kendaraan dan sarana, program pelatihan keselamatan bagi pengemudi dan kru, serta kampanye edukasi berkelanjutan kepada masyarakat mengenai perilaku aman saat menggunakan moda transportasi.

Tinjauan singkat: implikasi bagi masyarakat

Jika strategi keselamatan diimplementasikan secara konsisten, beberapa dampak positif yang bisa dirasakan masyarakat Papua Selatan antara lain pengurangan angka kecelakaan, peningkatan keandalan layanan angkutan publik, dan potensi penurunan biaya sosial akibat insiden transportasi.

Aspek Harapan/Rencana
Kampanye Edukasi pengguna jalan, penumpang kapal, dan penumpang udara
Kolaborasi Sinergi Dinas Perhubungan, TNI-Polri, OT BAN, operator
Kegiatan fisik Jalan santai ~3 km, lari 10 km (target 250 peserta)

Pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi peluang bagi otoritas lokal untuk menginventarisasi isu teknis seperti titik rawan kecelakaan, kesiapan infrastruktur, serta kebutuhan pelatihan bagi pengemudi angkutan umum dan awak kapal.

Dinas Perhubungan Papua Selatan mengundang masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan Harhubnas 2026. Tujuan akhir yang diharapkan adalah tercapainya transportasi yang aman, andal, serta mendukung pembangunan wilayah secara berkelanjutan.

Arief Gunawan
Arief AI Redaktur Desk Transportasi online

Halo, saya Arief, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

PSPapua Selatan

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Papua Selatan, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik