Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas di dua ruas utama Jakarta Pusat, yakni Jalan Kramat Raya dan Jalan Matraman Raya, sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan pembangunan jaringan utilitas yang dikerjakan Dinas Bina Marga DKI Jakarta.
Lingkup pekerjaan dan durasi
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat menyatakan pekerjaan di sisi barat Jalan Kramat Raya berlangsung dari depan Pasar Kenari lama hingga depan Bank Mandiri. Pada ruas ini, kegiatan mencakup pemasangan frame manhole, tutup manhole, precast handhole, pipa HDPE, serta pekerjaan penyelesaian.
| Lokasi | Jangkauan | Volume | Periode |
|---|---|---|---|
| Jalan Kramat Raya (sisi barat) | Depan Pasar Kenari lama sampai depan Bank Mandiri | 52 titik manhole sepanjang 1,2 kilometer | 8 Agustus – 30 November 2026 |
| Jalan Matraman Raya | Mulai Jalan Kesatria 1 hingga Simpang Matraman | Jaringan utilitas | Periode sesuai pengumuman Pemkot Jakpus |
Skema rekayasa lalu lintas
Akibat pekerjaan, badan jalan mengalami penyempitan sehingga lebar lajur kendaraan di sekitar lokasi berkurang. Untuk menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas, pihak terkait menerapkan beberapa langkah operasional di lapangan:
- Pengaturan lajur secara bertahap sesuai kondisi pekerjaan.
- Penggeseran separator jalur TransJakarta secara fleksibel sepanjang area pekerjaan.
- Pengoperasian bus TransJakarta dalam mixed traffic, yaitu berbagi lajur dengan kendaraan umum lainnya di area terdampak.
- Penempatan petugas lapangan untuk pengaturan arus dan petunjuk bagi pengguna jalan.
Tujuan dan pengelolaan risiko
Pemkot Jakarta Pusat menyatakan rekayasa dilakukan secara bertahap untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mempertahankan kelancaran arus selama pekerjaan berlangsung. Langkah-langkah pengaturan lajur dan penyesuaian separator ditujukan mengantisipasi potensi kepadatan di sepanjang titik pekerjaan.
"Pekerjaan meliputi pemasangan frame manhole, tutup manhole, precast handhole, pipa HDPE, hingga pekerjaan penyelesaian,"
Keterangan resmi tersebut menegaskan fokus pekerjaan pada instalasi struktur bawah tanah dan jaringan pipa yang merupakan bagian dari pembangunan utilitas yang lebih luas.
Imbauan kepada pengguna jalan
Pemkot Jakarta Pusat mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi penyempitan lajur dengan mengatur waktu perjalanan dan mengikuti arahan petugas di lapangan selama pekerjaan berlangsung. Imbauan ini penting mengingat penyesuaian jalur dan perubahan operasional TransJakarta yang dapat memengaruhi rute dan waktu tempuh perjalanan harian.
Pengendara diharapkan menyiapkan alternatif waktu perjalanan atau memilih rute lain jika memungkinkan, serta selalu memperhatikan marka jalan dan petunjuk petugas. Sementara itu, pengguna TransJakarta perlu memperhatikan pengumuman layanan terkait pengoperasian pada kondisi mixed traffic.
Catatan teknis dan akuntabilitas pelaksanaan
Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta, sedangkan Dishub DKI bersama Pemkot Jakarta Pusat bertanggung jawab atas pengaturan lalu lintas. Penyelenggaraan rekayasa secara bertahap dimaksudkan agar intervensi terhadap arus kendaraan minimal sambil memastikan keselamatan pekerja dan pengguna jalan.
Pengaturan lebih lanjut, termasuk jadwal harian dan titik-titik penyempitan lajur yang lebih rinci, akan bergantung pada kondisi di lapangan dan akan disesuaikan secara fleksibel oleh petugas terkait.
Warga dan kendaraan yang melintas di kawasan Kramat Raya dan Matraman Raya disarankan selalu memantau informasi resmi dari Pemkot Jakarta Pusat serta Dishub DKI untuk pembaruan terkait perkembangan pekerjaan dan pengaturan lalu lintas.