Jakarta — Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Kodam Jaya melaksanakan Bakti Kesehatan di Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2026). Dalam kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Apel Kebangsaan Tahun 2026 itu, tim medis kedua institusi melayani 1.876 orang warga.
Pelayanan dan tenaga kesehatan
Polda Metro Jaya menurunkan tim dari Biddokkes, sedangkan Kodam Jaya menghadirkan personel Kesdam Jaya untuk mendukung operasi layanan. Total tenaga kesehatan yang dikerahkan mencapai 148 orang, terdiri atas 120 personel medis dan paramedis dari Biddokkes Polda Metro Jaya dan 28 personel dari Kesdam Jaya.
"Kami menyiapkan tenaga medis dan paramedis untuk memberikan pelayanan kesehatan secara optimal kepada masyarakat, mulai dari pemeriksaan hingga pengobatan sesuai kebutuhan,"
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kabiddokkes Polda Metro Jaya, Kombes Faizal Zulkarnaen, yang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi kedua institusi dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Rincian layanan yang diberikan
Selama bakti kesehatan, warga menerima berbagai layanan medis. Data yang dicatat panitia menunjukkan layanan terbanyak berupa pemeriksaan dan pemberian kacamata baca. Rincian layanan adalah sebagai berikut:
- Pengobatan umum: 700 orang
- Pengobatan spesialis: 23 orang
- Pelayanan gigi: 42 orang
- Kacamata baca: 936 orang
- Pemeriksaan laboratorium: 162 orang
- Fisioterapi: 13 orang
| Layanan | Jumlah Penerima |
|---|---|
| Pengobatan umum | 700 |
| Pengobatan spesialis | 23 |
| Pelayanan gigi | 42 |
| Kacamata baca | 936 |
| Pemeriksaan laboratorium | 162 |
| Fisioterapi | 13 |
Keluhan medis yang ditangani
Pada layanan pengobatan umum, tim medis menangani beragam keluhan. Sebagian besar kasus meliputi kondisi kronis dan gangguan pernapasan serta keluhan otot dan kulit. Keluhan yang dicatat antara lain:
- Hipertensi
- Diabetes melitus
- Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan common cold
- Hiperkolesterolemia
- Myalgia (nyeri otot)
- Asam urat
- Gastritis
- Dermatitis
Selain pemeriksaan dan pengobatan, Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya menyiagakan tim kesehatan lapangan serta tim penghubung dengan sejumlah rumah sakit rujukan. Penyiagaan tersebut difokuskan untuk mendukung pengamanan medis selama keseluruhan rangkaian kegiatan Apel Kebangsaan.
Implikasi dan tujuan
Kegiatan bakti kesehatan selain bertujuan memberikan layanan medis kepada masyarakat secara gratis juga dimaknai sebagai usaha memperkuat sinergi antara institusi keamanan negara dan masyarakat. Menurut pihak penyelenggara, pelaksanaan yang aman dan lancar menjadi indikator kesiapan operasi kesehatan lapangan dan koordinasi lintas institusi.
Pelaksanaan layanan yang berskala besar di ruang terbuka seperti Monas menunjukkan kemampuan institusi untuk menjangkau kebutuhan kesehatan dasar warga serta menyediakan rujukan lebih lanjut ketika diperlukan. Dokumentasi kegiatan turut menunjukkan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara yang lebih luas pada hari tersebut.
Seluruh rangkaian Bakti Kesehatan Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya berlangsung aman dan lancar serta diharapkan menjadi contoh kegiatan serupa di masa mendatang sebagai bagian dari pelayanan publik dan penguatan hubungan institusi-masyarakat.