Bandara SSK II kembali buka setelah gangguan akibat erupsi
PEKANBARU — Operasional penerbangan di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru berangsur pulih sejak Selasa, 8 September 2026, setelah sempat terganggu oleh dampak penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta akibat erupsi Anak Gunung Krakatau. General Manager Bandara SSK II, Achmad, menyatakan penerbangan tujuan Jakarta mulai kembali normal pada hari tersebut.
Dampak pembatalan dan jumlah penumpang terdampak
Gangguan alur penerbangan berdampak cukup besar bagi konektivitas udara Pekanbaru—Jakarta. Tercatat sejak Minggu, 6 September hingga Selasa, 8 September 2026 sebanyak 69 penerbangan tujuan Jakarta di Bandara SSK II dibatalkan. Akibat pembatalan itu, sebanyak 9.882 calon penumpang tertahan dan gagal berangkat sesuai jadwal.
| Periode | Jumlah penerbangan dibatalkan | Calon penumpang terdampak |
|---|---|---|
| 6–8 September 2026 | 69 | 9.882 |
| 8 September 2026 (sampai 11.00 WIB) | 8 penerbangan berangkat | 1.103 penumpang berangkat |
Upaya pemulihan layanan dan bantuan kepada penumpang
Pihak pengelola bandara, tergabung dalam PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), mengaktifkan prosedur Service Recovery Activation (SRA) untuk merespons gangguan. Langkah-langkah yang dijalankan antara lain pembagian air minum dan masker serta penambahan personel untuk membantu calon penumpang yang terdampak.
"Kami telah melaksanakan prosedur Service Recovery Activation (SRA) melalui pembagian air minum dan masker serta petugas bandara yang selalu siap untuk memberikan asistensi bagi calon penumpang yang terdampak,"
Achmad juga menegaskan bahwa pihak bandara terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan serta melakukan pemantauan berkala untuk memastikan penerbangan berjalan aman, selamat, dan nyaman.
- Penerbangan pertama yang kembali beroperasi adalah Citilink QG 937 rute Pekanbaru–Jakarta, lepas landas pada Selasa pagi pukul 06.08 WIB.
- Hingga pukul 11.00 WIB pada hari yang sama, tercatat delapan penerbangan yang berhasil berangkat dengan total 1.103 penumpang.
- Bandara menganjurkan calon penumpang untuk terus memantau status penerbangan melalui saluran resmi maskapai atau pengumuman bandara.
Implikasi lokal: ekonomi dan lingkungan
Gangguan layanan penerbangan menunjukkan ketergantungan Pekanbaru pada konektivitas udara dalam aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat. Pembatalan puluhan penerbangan dan ribuan calon penumpang tertunda berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi bagi pelaku usaha perjalanan, penginapan, dan logistik yang bergantung pada arus penumpang dari dan menuju Jakarta. Selain itu, peristiwa ini kembali mengingatkan kaitan antara kejadian lingkungan—dalam hal ini erupsi gunung berapi—dengan gangguan infrastruktur transportasi.
Pengelola bandara dan pemangku kepentingan diminta mempertimbangkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengurangi dampak gangguan serupa, termasuk perbaikan komunikasi krisis, peningkatan kapasitas layanan darurat, serta koordinasi lebih erat antarbandara nasional ketika terjadi kejadian vulkanik yang berdampak lintas wilayah.
Untuk saat ini, calon penumpang diimbau terus mengecek status penerbangan dan memanfaatkan fasilitas asistensi di bandara bila terdampak pembatalan atau penundaan. Pihak bandara menyatakan akan terus memantau perkembangan dan memberikan informasi terbaru sesuai kebutuhan.
Artikel this reporting disusun berdasarkan pernyataan resmi General Manager Bandara SSK II Pekanbaru dan data operasional yang dirilis pengelola bandara hingga 8 September 2026.