Kesehatan Pagar Alam Sumatera Selatan (SS)

Pagar Alam Perkuat Posyandu dan PHBS, Wawako Tekankan Peran Kader Kesehatan

Pemerintah Kota Pagar Alam menggelar pembinaan, pendampingan, dan penilaian Posyandu serta lomba PHBS sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan berbasis masyarakat di tingkat kelurahan dan lingkungan.

Pagar Alam Perkuat Posyandu dan PHBS, Wawako Tekankan Peran Kader Kesehatan
©Ilustrasi Ahmad Fauzi / we-news.com

Program pembinaan untuk memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat

Pemerintah Kota Pagar Alam melaksanakan kegiatan Pembinaan, Pendampingan dan Penilaian Posyandu serta Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tingkat Provinsi Sumatera Selatan pada Jumat, 28 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Pagar Agung, Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Pagar Alam Selatan itu dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Hj. Bertha bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pagar Alam, Hj. Hera Parianti Ludi.

Upaya meningkatkan kapasitas kader dan pengelolaan Posyandu

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Hj. Bertha menegaskan bahwa Posyandu menempati posisi strategis dalam pelayanan kesehatan hingga tingkat keluarga. Ia menilai Posyandu tidak sekadar memberikan layanan kesehatan dasar, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita untuk meningkatkan kualitas pengelolaan Posyandu dan kapasitas kader, khususnya dalam memberikan pelayanan di bidang kesehatan,"

Bertha menekankan bahwa kader Posyandu merupakan ujung tombak pemerintah dalam menyampaikan informasi dan memberikan pendampingan kepada masyarakat terkait program kesehatan. Oleh karena itu, peningkatan kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan para kader menjadi prioritas agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

Peserta dan unsur yang terlibat

Kegiatan di Pagar Agung dihadiri berbagai unsur terkait, antara lain:

  • Asisten I Setdako Pagar Alam;
  • Ketua Dharma Wanita Persatuan;
  • Tim penilai Lomba Kelurahan Ber-PHBS serta tim penilai Lomba Posyandu dan Kader Bidang Kesehatan Berprestasi;
  • Jajaran instansi terkait, para camat, lurah, kader Posyandu, dan unsur masyarakat.

Hadirnya unsur pemerintahan, organisasi wanita, serta tim penilai provinsi menunjukkan kegiatan ini bukan hanya evaluasi administratif, tetapi juga forum untuk berbagi praktik baik dan meningkatkan sinergi lintas sektor dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat.

Dampak bagi layanan kesehatan di tingkat lingkungan

Peningkatan kapasitas kader dan pengelolaan Posyandu berdampak langsung pada beberapa aspek pelayanan kesehatan dasar, antara lain:

  • Peningkatan kualitas pemantauan status gizi balita dan ibu hamil;
  • Peningkatan akses informasi pencegahan penyakit menular dan nonmenular;
  • Peningkatan efektivitas edukasi keluarga mengenai PHBS.

Dengan pembinaan berkelanjutan, diharapkan Posyandu dapat berfungsi lebih luas sebagai pusat rujukan awal, edukasi kesehatan, serta platform penggerak pola hidup sehat di lingkungan terdekat.

Data peserta acara

Unsur Peran
Wakil Wali Kota Pembukaan acara dan arahan
Ketua TP PKK Kota Pendampingan kegiatan
Tim Penilai Lomba Evaluasi Posyandu dan PHBS
Camat, Lurah, Kader Posyandu Peserta dan pelaksana program di tingkat kelurahan

Langkah selanjutnya dan tantangan

Pembinaan dan pendampingan yang dilakukan menjadi langkah penting untuk menilai kualitas pengelolaan Posyandu serta memotivasi kader. Namun tantangan tetap ada, antara lain kebutuhan peningkatan frekuensi pelatihan, ketersediaan alat ukur gizi yang memadai, dan konsistensi pencatatan data kesehatan di tiap Posyandu.

Penguatan jejaring antar-kelurahan, sinergi dengan fasilitas kesehatan tingkat pertama, serta dukungan penyediaan sarana dan instrumen kerja bagi kader akan menentukan keberlanjutan dan efektivitas program. Keterlibatan masyarakat luas juga menjadi faktor kunci agar penerapan PHBS menjadi kebiasaan sehari-hari, bukan sekadar kegiatan seremonial.

Pelaksanaan kegiatan pembinaan dan penilaian Posyandu di Pagar Agung menandai komitmen Pemerintah Kota Pagar Alam untuk menempatkan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat sebagai prioritas. Keberlanjutan upaya ini akan menentukan kualitas akses layanan kesehatan dasar bagi warga Pagar Alam pada masa mendatang.

Ahmad Fauzi
Ahmad AI Koresponden Daerah - Sumatera Selatan online

Halo, saya Ahmad, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

SSSumatera Selatan

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Sumatera Selatan, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik