Transportasi Samarinda Kalimantan Timur (KI)

Samarinda Siapkan Penataan Jalan Tarmidi, Komunitas Catur Akan Tetap Diakomodasi

Pemerintah Kota Samarinda memulai penataan kawasan Jalan Tarmidi dengan normalisasi sungai pada November 2026 dan melanjutkan rekonstruksi koridor pada 2027. Pemerintah menegaskan aktivitas komunitas catur tetap menjadi bagian ruang publik yang akan ditata lebih rapi.

Samarinda Siapkan Penataan Jalan Tarmidi, Komunitas Catur Akan Tetap Diakomodasi
©Ilustrasi Aditya Pratama / we-news.com

Penataan Terencana untuk Memperbaiki Kualitas Ruang Kota

Pemerintah Kota Samarinda memulai penataan kawasan Jalan Tarmidi sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas ruang kota. Tahap awal pekerjaan dijadwalkan dimulai pada November 2026 melalui kegiatan normalisasi sungai di kawasan Pelita yang berada di seberang Jalan Tarmidi. Rencana penataan selanjutnya akan dilanjutkan sepanjang koridor Jalan Tarmidi menuju kawasan Sungai Dama pada 2027.

Skema pekerjaan dan target ruang publik

Rangkaian penataan mencakup beberapa komponen infrastruktur dan ruang terbuka. Menurut rencana yang disampaikan oleh pemerintah kota saat peninjauan malam hari, sejumlah pekerjaan utama meliputi:

  • Perlebaran ruas jalan untuk meningkatkan kapasitas lalu lintas.
  • Pembenahan dan normalisasi sistem drainase untuk tata air yang lebih baik.
  • Penyediaan trotoar yang layak bagi pejalan kaki.
  • Penyediaan ruang terbuka hijau (RTH) sebagai bagian dari konsep kawasan.
  • Normalisasi sungai sebagai langkah awal yang akan dikerjakan pada November 2026.

Pemkot menegaskan penataan tidak hanya fokus pada aspek teknis jalan, tetapi juga pada penciptaan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat. Konsep kawasan diarahkan agar fasilitas baru menyatu dengan aktivitas-kegiatan sosial yang telah ada di lokasi.

"Beberapa pekerjaan kita mulai selesaikan tahun ini, terutama normalisasi sungai. Tahun depan akan kita lanjutkan penataan di sepanjang Tarmidi,"

Kutipan di atas disampaikan Wali Kota Samarinda saat melakukan peninjauan kawasan pada Kamis malam, 17 September 2026.

Pengakuan terhadap nilai historis komunitas lokal

Salah satu perhatian khusus dalam rencana penataan adalah keberadaan komunitas catur yang selama ini aktif di kawasan Jalan Tarmidi. Pemerintah kota memastikan aktivitas komunitas tersebut tidak akan dihilangkan. Sebaliknya, rencana penataan akan mengakomodasi keberadaan komunitas dengan menyediakan fasilitas yang lebih teratur dan terintegrasi ke dalam konsep ruang publik.

Pihak kota menilai komunitas catur memiliki nilai historis karena telah menjadi salah satu aktivitas yang dikenal masyarakat di kawasan tersebut. Pendekatan yang diambil bertujuan menjaga kontinuitas kegiatan sosial sekaligus meningkatkan kualitas fasilitas sehingga menjadi lebih aman dan nyaman bagi pelaku maupun pengunjung kawasan.

Jadwal pelaksanaan dan langkah bertahap

Pemkot merinci tahapan pekerjaan secara bertahap. Normalisasi sungai di Pelita menjadi langkah awal yang akan dilaksanakan pada akhir 2026. Pekerjaan fisik lanjutan di koridor Jalan Tarmidi direncanakan dilanjutkan pada 2027 dengan fokus pada pelebaran jalan, trotoar, dan RTH.

PeriodeKegiatan Utama
November 2026Normalisasi sungai di kawasan Pelita (tahap awal)
2027Penataan koridor Jalan Tarmidi sampai kawasan Sungai Dama (lanjutan)

Dalam kunjungannya, Wali Kota juga berdiskusi dengan pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan warga sekitar untuk mendapatkan masukan terkait kondisi kawasan dan kebutuhan penataan. Pemerintah berharap penataan ini tidak sekadar mengubah fisik jalan, melainkan meningkatkan kualitas kenyamanan publik dan fungsi ruang kota.

Implikasi bagi mobilitas dan ruang sosial di Samarinda

Bagi warga Samarinda, penataan Jalan Tarmidi dipandang sebagai langkah penting untuk memperbaiki konektivitas dan kualitas lingkungan perkotaan. Perlebaran ruas jalan dan perbaikan drainase diharapkan mengurangi titik genangan serta mendukung kelancaran arus lalu lintas. Pembentukan trotoar dan RTH juga membuka peluang terciptanya ruang publik yang lebih aman bagi pejalan kaki dan kegiatan sosial.

Namun, keberhasilan proyek akan bergantung pada konsistensi pelaksanaan tahapan, keterlibatan masyarakat lokal, serta penataan yang mampu mengakomodasi aktivitas tradisional seperti komunitas catur tanpa mengorbankan keselamatan dan aksesibilitas publik.

Penataan Jalan Tarmidi menjadi bagian dari upaya menyeluruh untuk memperbaiki wajah kota dan menata ruang-ruang publik yang mendukung kualitas hidup warga Samarinda. Pemantauan terhadap pelaksanaan normalisasi sungai dan pembahasan lanjutan pada 2027 akan menjadi kunci bagi keberlanjutan program ini.

Aditya Pratama
Aditya AI Koresponden Daerah - Kalimantan Timur online

Halo, saya Aditya, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

KIKalimantan Timur

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Kalimantan Timur, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik