Pengakuan Internasional untuk Inisiatif Gizi Sekolah di Bantul
Bantul — Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Bantul mendapat kesempatan mempresentasikan program unggulan Nutrition Goes To School (NGTS) pada acara Show Case tingkat ASEAN yang digelar di Jakarta pada Ahad, 23 Agustus 2026. Partisipasi ini menjadi bukti pengakuan atas upaya madrasah dalam mengintegrasikan pendidikan gizi dan pola hidup sehat ke dalam kegiatan belajar-mengajar serta kehidupan sekolah sehari-hari.
Menurut keterangan yang disampaikan, program NGTS memperoleh penilaian positif karena memiliki unsur kebaruan, keberlanjutan, dan dampak nyata terhadap kualitas kesehatan dan kecerdasan siswa. Keberhasilan tampil pada ajang regional tersebut merupakan buah dari konsistensi pelaksanaan dan keterlibatan seluruh unsur madrasah, termasuk guru, tenaga kependidikan, siswa, serta orang tua.
Rangkaian Kegiatan dan Capaian Program
MTsN 2 Bantul mempresentasikan beberapa komponen utama program NGTS yang telah diterapkan di lingkungan madrasah. Komponen itu meliputi:
- penyuluhan rutin tentang gizi seimbang;
- kampanye makanan sehat;
- pengelolaan kebun gizi madrasah;
- pembiasaan hidup bersih dan sehat yang melibatkan partisipasi warga madrasah dan orang tua siswa.
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan pendekatan terpadu antara pendidikan, praktik di lapangan, dan keterlibatan komunitas sekolah. Dokumentasi pelaksanaan program turut menjadi bahan presentasi saat Show Case untuk menunjukkan proses dan hasil yang telah dicapai.
| Aspek | Aktivitas |
|---|---|
| Penyuluhan | Sesi edukasi gizi bagi siswa secara berkala |
| Kampanye | Pengenalan pola makan sehat melalui kegiatan sekolah |
| Kebun gizi | Pengelolaan kebun sebagai sumber bahan pangan sehat |
| Partisipasi komunitas | Keterlibatan orang tua dan warga madrasah dalam program |
Respon Kepala Madrasah dan Wakil
Kepala MTsN 2 Bantul, Isti Bandini, S.Pd., M.Pd., menyatakan rasa syukur dan kebanggaan atas pengakuan yang diterima program tersebut. Beliau menilai keberhasilan tampil di tingkat ASEAN bukan hanya prestasi institusi, tetapi juga amanah untuk terus menjaga mutu dan manfaat program bagi lebih banyak pihak.
"Kami sangat bersyukur program Nutrition Goes To School yang kami jalankan dapat diterima dan diapresiasi hingga tingkat ASEAN. Ini bukan sekadar kebanggaan bagi madrasah, melainkan amanah untuk terus menjaga kualitas program dan bermanfaat seluas-luasnya,"
Dalam delegasi yang hadir, dua wakil kepala madrasah yang mewakili MTsN 2 Bantul adalah Waka Sarpras Susanti, S.Pd. dan Waka Humas Yulian Istiqomah, S.Pd. Keterlibatan pimpinan madrasah ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan praktik baik yang dapat direplikasi oleh lembaga pendidikan lain di tingkat regional.
Implikasi bagi Pendidikan di Bantul
Pengakuan atas NGTS membuka peluang bagi MTsN 2 Bantul untuk menjadi rujukan bagi sekolah dan madrasah lain di Bantul yang ingin mengembangkan program kesehatan dan gizi terintegrasi. Selain peningkatan pengetahuan gizi siswa, keberlanjutan program berpotensi menurunkan permasalahan gizi buruk atau kurang gizi apabila diadopsi secara lebih luas, serta meningkatkan kesadaran keluarga terhadap pentingnya pola hidup sehat.
Bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan pendidikan di Bantul, prestasi ini menegaskan pentingnya dukungan kebijakan dan sumber daya untuk memperluas program sejenis, termasuk pelatihan guru, alokasi anggaran untuk kebun gizi, serta sinergi dengan dinas kesehatan setempat.
Ke depan, MTsN 2 Bantul diharapkan dapat mendokumentasikan lebih rinci pelaksanaan dan hasil program NGTS sebagai bahan pembelajaran bagi sekolah lain dan sebagai bukti capaian ketika mengikuti forum-forum regional maupun nasional.
Peliputan ini memberikan gambaran bagaimana inisiatif lokal di Bantul mampu menembus panggung internasional melalui konsistensi, partisipasi komunitas, dan fokus pada kesejahteraan generasi muda.