Forum kemitraan bertemu puluhan awak media
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda memperkuat hubungan dengan insan media melalui Forum Kemitraan Media Keimigrasian Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Kamis, 13 Agustus 2026, di aula kantor imigrasi setempat. Forum ini mengumpulkan sekitar 30 insan media dari berbagai platform untuk membahas upaya meningkatkan keterbukaan informasi dan edukasi publik terkait layanan keimigrasian.
Tujuan forum dan fokus pembahasan
Forum mengangkat tema “Membangun Kemitraan Strategis dengan Media untuk Menguatkan Transparansi, Edukasi Publik, dan Citra Positif Keimigrasian”. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda, Misnal Ariyanto, menegaskan pentingnya peran media dalam membangun pemahaman dan kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan serta pelayanan keimigrasian.
"Media bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam membangun literasi publik. Melalui komunikasi yang terbuka dan kolaboratif, kita dapat memastikan masyarakat memperoleh informasi keimigrasian yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami,"
Pernyataan tersebut menggarisbawahi pergeseran peran media dari sekadar peliputan kegiatan menjadi bagian integral dari strategi komunikasi publik imigrasi. Selain itu, forum membahas inovasi pelayanan, transformasi digital, serta upaya peningkatan kualitas layanan paspor yang sedang dijalankan oleh kantor imigrasi.
Ruang lingkup informasi yang disentuh
Menurut penyelenggara, informasi keimigrasian berkaitan langsung dengan kebutuhan publik, termasuk pengurusan paspor, izin tinggal, perjalanan internasional, hingga pengawasan terhadap pelanggaran keimigrasian. Oleh karena itu, komunikasi yang akurat dan berkelanjutan dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman dan meningkatkan kepuasan layanan.
- Peserta datang dari berbagai platform: media cetak, elektronik, televisi, radio, media daring, dan organisasi profesi wartawan di Kalimantan Timur.
- Agenda forum meliputi silaturahmi, dialog, serta media briefing mengenai kebijakan dan program keimigrasian.
- Topik yang disorot antara lain transformasi digital layanan, integritas aparatur, dan inovasi layanan paspor.
Sinergi kebijakan pusat dan implementasi lokal
Semangat peningkatan layanan yang diperkuat oleh Kantor Imigrasi Samarinda selaras dengan kebijakan Direktorat Jenderal Imigrasi. Dalam forum tersebut, disebut bahwa kebijakan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, mendorong jajaran keimigrasian untuk menghadirkan kemudahan layanan dengan semangat "Imigrasi untuk Rakyat." Nilai ini diharapkan menjadi pedoman dalam implementasi layanan yang lebih mudah, akuntabel, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.
Kantor Imigrasi Samarinda juga menegaskan komitmen pada transformasi digital dan penguatan integritas aparatur sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme layanan publik. Peningkatan kualitas tersebut ditujukan agar prosedur seperti permohonan paspor dan layanan lainnya dapat berjalan lebih cepat dan transparan.
Implikasi bagi warga Samarinda
Bagi warga Samarinda, penguatan kemitraan dengan media berpotensi menghasilkan beberapa manfaat praktis. Pertama, informasi terkait perubahan prosedur atau inovasi layanan diharapkan tersampaikan lebih cepat dan akurat. Kedua, edukasi tentang hak dan kewajiban pengguna layanan keimigrasian dapat mengurangi potensi kesalahan administrasi. Ketiga, pengawasan publik melalui media dapat mendorong akuntabilitas aparatur imigrasi setempat.
| Aspek | Manfaat bagi Publik |
|---|---|
| Transformasi digital | Proses layanan lebih efisien dan transparan |
| Kerjasama media | Informasi akurat dan edukatif tersampaikan luas |
| Penguatan integritas | Pelayanan lebih profesional dan akuntabel |
Forum kemitraan media ini menandai upaya berkelanjutan Kantor Imigrasi Samarinda untuk memperbaiki komunikasi publik dan meningkatkan kualitas layanan. Langkah kolaboratif antara institusi pemerintah dan media menjadi instrumen penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan layanan publik di tingkat kota.