Payakumbuh — PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Manajemen Konstruksi (UPMK) IV menyatakan telah memulihkan dan melakukan "energize" kembali pada jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV Padang Sidimpuan–Payakumbuh pascabencana hidrometeorologi. Pemulihan ini diumumkan dalam pernyataan yang disampaikan oleh General Manager PLN Pusmanpro, Aan Ridhoana Fitriaji, Rabu.
Upaya teknis di lapangan
Menurut keterangan resmi, rangkaian pekerjaan sebelum energize meliputi pembangunan pondasi tower, erecting tower, stringing, dan pemindahan konduktor dari tower emergency ke tower baru pada titik-titik yang terdampak. Proses itu dilaksanakan di medan yang terdampak bencana, termasuk melintasi jalur sungai dan menghadapi tantangan cuaca.
- Pembangunan pondasi tower
- Pemasangan (erection) tower
- Stringing konduktor
- Pemindahan konduktor dari tower emergency ke tower baru
| Unit/Tim | Kegiatan |
|---|---|
| UPMK IV | Pemulihan jalur SUTET dan energize |
| PLN Pusmanpro | Koordinasi dan manajemen proyek |
General Manager PLN Pusmanpro, Aan Ridhoana Fitriaji, menegaskan keberhasilan pemulihan bukan sekadar capaian teknis tetapi juga buah dari sinergi dengan berbagai pihak. Ia menyatakan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi pascabencana.
"Keberhasilan ini bukan hanya pencapaian PLN Pusmanpro, melainkan buah dari kolaborasi yang sangat baik dengan sesama PLN Group dan stakeholder di Sumatra Barat,"
Makna pemulihan bagi Payakumbuh dan daerah sekitarnya
Dengan dioperasikannya kembali SUTET 275 kV Padang Sidimpuan–Payakumbuh, pihak PLN berharap sistem kelistrikan di wilayah Sumatera Barat menjadi lebih andal. Bagi warga Payakumbuh, pemulihan jalur transmisi ini berimplikasi langsung pada stabilitas pasokan listrik, pengurangan risiko pemadaman berkepanjangan, dan mendukung aktivitas sosial-ekonomi yang bergantung pada aliran energi listrik.
Manager UPMK IV, Hadiansyah Kausar, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pemulihan. Ia menyoroti bahwa proyek itu sempat terpengaruh oleh bencana hidrometeorologi sehingga diperlukan upaya ekstra untuk mengembalikan fungsi jalur transmisi.
"Dengan terjadinya pascabencana hidrometeorologi di jalur SUTET 275 kV Padang Sidimpuan–Payakumbuh, kami bekerja untuk memastikan energi kembali mengalir dan sistem kembali handal di wilayah,"
Catatan kerja lapangan dan tantangan
Sumber resmi menyebutkan medan yang sulit—termasuk lintasan sungai dan kondisi cuaca buruk—menjadi tantangan utama selama pekerjaan pembangunan pondasi tower, erection, stringing, dan pemindahan konduktor. Meski demikian, tim PLN melanjutkan pekerjaan hingga jaringan dapat di-energize kembali.
Berita pemulihan ini menandai tahap penting dalam pemulihan pascabencana, sekaligus menggarisbawahi perlunya sinergi antarlembaga dan kesiapsiagaan teknis untuk menjaga keberlanjutan layanan publik. Bagi Payakumbuh, yang merupakan salah satu simpul kota di Sumatera Barat, keandalan jaringan transmisi seperti SUTET menjadi kunci bagi kegiatan rumah tangga, industri kecil, layanan kesehatan, serta pelayanan publik lainnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa infrastruktur kritis perlu dipelihara dan dilindungi, serta bahwa pemulihan pascabencana memerlukan perencanaan, kerja keras di lapangan, dan koordinasi lintas pihak agar masyarakat dapat kembali menikmati layanan dasar tanpa gangguan berkepanjangan.
Peliputan ini berdasarkan keterangan resmi PLN yang dipublikasikan pada Rabu, 16 September 2026.