Pameran berskala kota yang memikat warga
Padang — Sebanyak 204 tanaman bonsai dipamerkan dalam Bursa dan Jemur Bonsai yang digelar di Balai Kota Padang, Aie Pacah, pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Kegiatan yang diselenggarakan Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Padang ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi Kota Padang ke-357.
Ketua PPBI Cabang Padang, M. Agus Solehudin, menjelaskan bahwa koleksi yang dipamerkan mencakup berbagai jenis, antara lain Anting Putri, Kimeng (beringin Cina), serta Kingkit (jeruk ranti). Menurut Agus, setiap tanaman mempunyai karakter dan kebutuhan perawatan yang berbeda sehingga pembentukan bonsai bukan pekerjaan singkat melainkan memerlukan ketelatenan, pengetahuan, dan konsistensi.
“Sebanyak 204 tanaman bonsai dari berbagai jenis ditampilkan dalam pameran ini,”
Ruang berjejaring dan edukasi bagi pehobi
Pameran tidak hanya menampilkan koleksi, melainkan juga menjadi ruang bagi para pehobi untuk bertukar pengalaman tentang teknik perawatan dan pembentukan bonsai. Pengunjung dapat melihat langsung proses perawatan yang selama ini terselubung di balik keindahan setiap tanaman. Keterlibatan komunitas lokal dan dukungan pemerintah kota terlihat nyata dalam penyelenggaraan acara ini.
- Jumlah koleksi: 204 bonsai
- Lokasi: Balai Kota Padang, Aie Pacah
- Waktu pameran: 22—24 Agustus 2026
- Penyelenggara: PPBI Cabang Padang
| Aspek | Data |
|---|---|
| Total tanaman | 204 |
| Tanggal | 22—24 Agustus 2026 |
| Acara terkait | HUT RI ke-81, HJK Padang ke-357 |
Ambisi menuju panggung nasional
Agus menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Padang dan berharap kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan masyarakat terus diperkuat. Dalam kesempatan itu, Agus juga mengungkapkan rencana menjadikan kegiatan berskala kota ini sebagai pijakan untuk penyelenggaraan yang lebih besar.
“Kami berencana meningkatkan kegiatan ini ke tingkat yang lebih tinggi dengan menyelenggarakan PAMNAS 2027. Sehingga dapat menjadi ajang lebih besar untuk memperkenalkan potensi bonsai Kota Padang,”
Rencana penyelenggaraan Pameran dan Kontes Bonsai Nasional (PAMNAS) 2027 menempatkan Padang pada peta hobi hortikultura nasional apabila kesiapan komunitas dan dukungan institusi pemerintahan berlanjut. Keberhasilan penyelenggaraan lokal dan partisipasi publik menjadi penentu daya saing ajang yang lebih besar.
Dukungan pemerintah dan harapan bagi masyarakat
Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengajak masyarakat untuk datang dan meramaikan pameran. Menurut Wali Kota, kegiatan bonsai tidak sekadar memanjakan mata, tetapi juga memiliki nilai edukasi tentang tanaman, teknik perawatan, dan proses pembentukan yang membutuhkan ketelatenan—nilai yang selaras dengan budaya kerja dan kesabaran masyarakat Minang.
Pameran yang berlangsung hingga 24 Agustus 2026 memberikan kesempatan bagi warga untuk berinteraksi langsung dengan anggota PPBI Cabang Padang, mengamati teknik perawatan, sekaligus menumbuhkan minat baru pada pengelolaan tanaman hias yang bernilai estetika dan ekonomi. Bagi komunitas bonsai, momentum ini diharapkan menjadi batu loncatan untuk memperkuat jejaring, mengasah keterampilan, dan memperkenalkan warisan seni tanaman kepada generasi muda di kota seribu rumah gadang.
Dengan sentuhan budaya Minang yang menghargai ketekunan dan kecermatan, pameran bonsai di Balai Kota Padang menjadi cerminan bahwa keindahan alam dan seni perawatan tanaman dapat tumbuh bersama komunitas dan pemerintah, menorehkan cerita baru dalam perjalanan kebudayaan kota.