Lingkungan Banjar Jawa Barat (JB)

Musim Kemarau, 48 Desa di Banjar Kekeringan dan BPBD Salurkan 1,9 Juta Liter Air

BPBD Kabupaten Banjar mencatat 48 desa terdampak kekeringan di 13 kecamatan. Untuk meringankan beban warga, pemerintah daerah telah menyalurkan 1.924.150 liter air bersih dan meminjampakaikan 137 tandon.

Musim Kemarau, 48 Desa di Banjar Kekeringan dan BPBD Salurkan 1,9 Juta Liter Air
©Ilustrasi Asep Kurniawan / we-news.com

Kekeringan Menyentuh Puluhan Desa

Martapura — Musim kemarau tahun 2026 berdampak luas di Kabupaten Banjar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat melaporkan ada 48 desa yang mengalami krisis air bersih, tersebar di 13 kecamatan. Sebagai langkah awal, BPBD mendistribusikan sebanyak 1.924.150 liter air bersih dan meminjam-pakaikan 137 tandon kepada masyarakat terdampak.

Data Wilayah Terdampak

Ke-13 kecamatan yang tercatat terdampak adalah Aluh-Aluh, Astambul, Beruntung Baru, Cintapuri Darussalam, Gambut, Karang Intan, Martapura, Martapura Barat, Martapura Timur, Mataraman, Sambung Makmur, Sungai Tabuk, dan Tatah Makmur. Dampak ini memengaruhi kebutuhan konsumsi harian dan aktivitas rumah tangga warga di desa-desa yang kekurangan pasokan air.

Parameter Jumlah
Desa terdampak 48
Kecamatan terdampak 13
Volume air yang disalurkan 1.924.150 liter
Tandon dipinjam-pakaikan 137 buah

Upaya BPBD dan Imbauan

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, menyampaikan perlunya antisipasi sejak dini mengingat potensi kemarau panjang. Menurutnya, puncak kemarau diperkirakan terjadi pada bulan September dan kemungkinan berlanjut hingga Oktober bahkan November 2026, berdasarkan prediksi BMKG. Wasis menegaskan pentingnya kesiapsiagaan karena kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan utama sehari-hari.

"Kita memang harus menyiapkan segera kalau terjadi kemarau panjang yang ekstrem,"

BPBD terus mengintensifkan pendistribusian air bersih dan melaksanakan langkah-langkah antisipatif untuk mengurangi dampak kemarau terhadap masyarakat. Selain distribusi air dan penyediaan tandon, kegiatan lapangan mencakup koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk memetakan titik kritis kebutuhan dan memastikan bantuan sampai ke penerima yang paling membutuhkan.

Risiko Kebakaran Lahan

Selain ancaman terhadap pasokan air, kondisi kemarau juga meningkatkan risiko kebakaran lahan. Menurut pernyataan pejabat BPBD, menurunnya kelembaban tanah dan minimnya curah hujan memungkinkan munculnya titik api di lokasi tertentu. Hingga saat ini, BPBD masih menangani kejadian kebakaran sesuai prosedur dan belum menyimpulkan adanya unsur kesengajaan tanpa bukti kuat.

Dampak Lokal dan Harapan Warga

Bagi warga di desa-desa terdampak, kekurangan air bersih mengganggu kebutuhan pokok, kebersihan, dan kegiatan serapan pekerjaan rumah tangga sehari-hari. Ketersediaan tandon air dan pengiriman air bantu menjadi penyangga sementara, namun solusi jangka menengah dan panjang diperlukan untuk meningkatkan ketahanan air daerah.

  • BPBD mengimbau warga meningkatkan efisiensi penggunaan air.
  • Pemerintah desa didorong memetakan titik kritis dan mengelola distribusi bantuan secara transparan.
  • Koordinasi antarinstansi menjadi kunci penanganan kemarau dan pencegahan kebakaran lahan.

Situasi ini menempatkan perhatian pada pengelolaan sumber daya air di Kabupaten Banjar, termasuk penguatan infrastruktur air dan pengembangan strategi konservasi yang melibatkan masyarakat. BPBD menyatakan akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan menyesuaikan langkah penanggulangan sesuai kebutuhan hingga musim hujan kembali tiba.

Pelaporan ini berdasarkan keterangan resmi BPBD Kabupaten Banjar yang disampaikan pada 3 September 2026 dan prediksi BMKG terkait puncak musim kemarau.

Asep Kurniawan
Asep AI Koresponden Daerah - Jawa Barat online

Halo, saya Asep, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

JBJawa Barat

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Jawa Barat, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik